Skip to Content
Suka dengan catatan ini?Dukung Fyy di sinišŸŽ
Logika MatematikaTabel Kebenaran

šŸ“Š Tabel Kebenaran

Tabel kebenaran adalah suatu tabel yang menunjukkan secara sistematis satu demi satu nilai-nilai kebenaran sebagai hasil kombinasi dari proposisi-proposisi yang sederhana.

Setiap kalimat pada logika proposisi memiliki salah satu nilai: True (T) atau False (F). Arti kalimat yang kompleks merupakan fungsi dari nilai kebenaran variabel-variabel penyusunnya.

Review Operator Logika

Sebelum menyusun tabel yang kompleks, kita harus mengingat kembali 5 perangkai dasar ditambah 1 perangkai tambahan (XOR). Berikut adalah Master Tabel Kebenaran untuk semua operator:

ABNegasi
()
Konjungsi
()
Disjungsi
()
Implikasi
()
Biimplikasi
()
XOR
()
FFTFFTTF
FTTFTTFT
TFFFTFFT
TTFTTTTF

Tabel di atas disusun berdasarkan input.

Cara Membuat Tabel Kebenaran

Untuk membuat tabel kebenaran yang benar, kita menggunakan rumus matematika sederhana untuk menentukan jumlah baris dan pola pengisiannya.

ax

Rumus Jumlah Baris:

Dimana adalah jumlah variabel input (1, 2, 3, dst).

Pola Pengisian Kolom Input

Pengisian tabel dimulai dari sisi paling kiri ke kanan, namun pola perubahannya dihitung menggunakan rumus (dimana ) dimulai dari kanan.

1. Satu Variabel ()

Jumlah baris: .

A
F
T

2. Dua Variabel ()

Jumlah baris: .

  • Kolom A (Kiri): (2 baris F, lalu 2 baris T).
  • Kolom B (Kanan): (Selang-seling setiap 1 baris).
AB
FF
FT
TF
TT

3. Tiga Variabel ()

Jumlah baris: .

ABC
TTT
TTF
TFT
TFF
FTT
FTF
FFT
FFF

Contoh Soal & Pembahasan

Berikut adalah langkah-langkah mengubah pernyataan kalimat menjadi tabel kebenaran.

Contoh 1

Pernyataan: ā€œTata memakai kaca mata dan tidak memakai sepatuā€.

Tentukan Variabel

  • = Tata memakai kaca mata
  • = Tata memakai sepatu

Buat Ekspresi Logika

Kata hubung ā€œdanā€ berarti konjungsi (), ā€œtidakā€ berarti negasi (). Ekspresi:

Susun Tabel Kebenaran

Kita butuh kolom bantuan untuk sebelum mencari hasil akhir.

AB
FFTF
FTFF
TFTT
TTFF

Penjelasan: Kolom hasil (ke-4) didapat dari mengonjungsikan Kolom 1 () dan Kolom 3 ().

Contoh 2 (Kompleks)

Pernyataan: ā€œJika Tata tidak pergi kuliah maka Tata naik motor atau tidak memakai sepatuā€.

Tentukan Variabel

  • = Tata pergi kuliah
  • = Tata naik motor
  • = Tata memakai sepatu

Buat Ekspresi Logika

  • ā€œJika… makaā€¦ā€ = Implikasi ()
  • ā€œTidak pergi kuliahā€ =
  • ā€œAtauā€ = Disjungsi ()
  • ā€œTidak memakai sepatuā€ =

Ekspresi:

Susun Tabel Kebenaran (8 Baris)

Kita perlu memecah ekspresi menjadi beberapa kolom bantuan: , , dan bagian dalam kurung .

pqr
FFFTTTT
FFTTFFF
FTFTTTT
FTTTFTT
TFFFTTT
TFTFFFT
TTFFTTT
TTTFFTT

Cara Membaca:

  1. Kolom ke-6 () didapat dari Disjungsi kolom q dan .
  2. Kolom Hasil Akhir didapat dari Implikasi kolom terhadap kolom ke-6. Ingat aturan implikasi: Hanya bernilai Salah jika T bertemu F.
Terakhir diupdate pada