Skip to Content
Suka dengan catatan ini?Dukung Fyy di sini🎁
Bahasa IndonesiaDiksi & Makna Kata

📖 Diksi (Pilihan Kata)

Diksi adalah kemampuan memilih kata agar gagasan tersampaikan secara efektif dan menghindari ambiguitas.

Fungsi Diksi

  1. Mengungkapkan gagasan secara efektif.
  2. Membuat komunikasi menjadi efektif.
  3. Membangun imajinasi/suasana.
  4. Menghindari kesalahpahaman.

Jenis Makna Kata

  • Makna Leksikal: Makna dasar sesuai kamus (Contoh: Kuda adalah binatang berkaki 4).
  • Makna Gramatikal: Makna akibat proses tata bahasa (Afiksasi/Reduplikasi). Contoh: Berkuda, Kuda-kudaan.
  • Makna Denotatif: Makna sebenarnya (Contoh: Kursi = tempat duduk).
  • Makna Konotatif: Makna kiasan (Contoh: Kursi = jabatan/kedudukan).

Majas / Gaya Bahasa

  1. Hiperbola: Melebih-lebihkan untuk efek dramatis (Contoh: Suaranya membelah angkasa).
  2. Eufemisme: Memperhalus kata yang kurang etis (Contoh: ButaTunanetra).
  3. Personifikasi: Sifat manusia pada benda mati (Contoh: Angin berbisik).

Relasi Makna

  • Sinonim: Persamaan kata.
  • Antonim: Lawan kata.
  • Polisemi: Satu kata banyak makna (Contoh: Kepala bisa berarti tubuh atau pimpinan).
  • Homograf: Ejaan sama, bunyi/makna beda (Contoh: Apel buah vs upacara).
  • Homofon: Bunyi sama, ejaan/makna beda (Contoh: Bank vs Bang).
  • Homonim: Ejaan & bunyi sama, makna beda (Contoh: Bisa racun vs mampu).
  • Hiponim: Makna khusus (Sapi, kambing).
  • Hipernim: Makna umum (Hewan, Makhluk hidup).
Terakhir diupdate pada